Enough is enough

September 23, 2011 at 05:27 Leave a comment

Pernah dengar cerita tentang seorang petani yang akhirnya mati tertimbun uang logam emas karena dia tidak pernah bisa berkata cukup?

Kisahnya seperti ini : *seperti diambil dari edaran bbm yang saya terima dari beberapa teman*

Alkisah , seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib . Mata air ini bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air ini bisa membuat petani menjadi kaya raya, karna mata air ini tidak akan berhenti mengucurkan kepingan uang emas bila si petani tidak mengatakan “cukup“.

Terperangah melihat kepingan uang emas yang terus berjatuhan di depannya, si petani segera mengambil beberapa ember untuk menampung emas tersebut. Setelah semuanya penuh , dibawanya ke gubuk mungilnya untuk disimpan …
Kucuran kepingan uang emas terus mengalir , sementara si petani mengisi semua karungnya , seluruh tempayannya , bahkan mengisi penuh rumahnya …

Masih merasa kurang, dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya.

Belum merasa cukup juga, dia membiarkan mata air itu terus mengalir, mengalir, mengalir dan teruuuusssss mengalir …

hingga akhirnya petani itu tertimbun uang logam emas dan mati! Yaa, petani tersebut tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah berkata  C U K U P.

Kata cukup untuk setiap orang mempunyai pengertian yang berbeda-beda. 

Sebagian orang berkata : “asal cukup untuk makan, minum, pakaian dan berteduh sehari, berarti sudah CUKUP”

Sebagian lagi berkata : “Cukup adalah, ketika saya bisa memenuhi kebutuhan saya sehari ini, dan menabung untuk memenuhi kebutuhan 1 tahun kedepan.”

Buat beberapa orang tertentu, “cukup artinya, ketika saya bisa menghabiskan waktu di tempat kesukaan saya, bisa berjalan keliling dunia dan membeli apa yang saya mau”

Seorang teman saya, seringkali berkata : ” bingung nih, uangnya mau buat beli apa lagi yaa??” Karena tampaknya, dia sudah mendapatkan apa yang inginkan.

Arti kata cukup untuk saya sendiri adalah, ketika saya bisa memenuhi keperluan saya setiap bulan, bisa menyisihkan sebagian dana untuk tabungan, bisa memberi dan menyenangkan sebagian orang yang kekurangan, dan bisa menyisihkan sebagian lagi untuk membeli mimpi-mimpi saya. Pastinya, setiap bulan, saya merasa kekurangan, seperti setiap manusia yang masih punya keinginan daging lainnya. Tapi saya selalu mencoba bersyukur atas apa yang saya dapatkan. Saya tahu, bahwa kalau saya menengok ke atas, pasti masih banyak rumah yang lebih tinggi dari rumah yang saya tinggali sekarang ini. Tapi saya juga sangat paham, kalau saya menoleh ke bawah, banyak rumah dengan atap dan bangunan seadanya, yang jauuuh lebih rendah dari atap rumah saya.

Well, enough is enough ….

Try to always thanks for our today’s blessings …  karena, saya tidak mau tertimbun seperti cerita si petani tamak tadi  🙂

God bless you 😉

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized.

PRJ oooh PRJ My favorite moment, ever!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Luvly7 ….

Cewek Keren Sedunia is her middle name ... Love travelling ,make friends, watch movie and sleep! Really wanna be slim without stop eating :) Be a famous TV presenter & MC is one of her biggest dream, and hopefully she still can reach it !!! You go girl !!

Oldies

Visitors

  • 493,695 clicks

RSS Blogger’s update

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Recent Posts


%d bloggers like this: