Pulang kampung trip

January 7, 2014 at 00:50 2 comments

Palembang, sebuah kota di Sumatera bagian selatan, yang menjadi kota kelahiran cks. Dulu, jaman masih SD, hampir setiap liburan caturwulan, mamie, cks dan 2 adik, akan pulang ke Palembang. Masih ingat dulu, kami akan membeli 3 kursi di bus damri. Duduk dikursi paling depan, belakangnya pak supir, mirip lagu naik delman.

Kemarin, ketika beberapa keluarga pulang ke Palembang, setelah acara pernikahan si Etha, cks kepikiran buat ikutan pulang kampung. Sekalian ajak Tim Nick yang belum pernah melihat penampakan sungai musi dan jembatan ampera secara langsung πŸ™‚ Akhirnya, iseng booking tiket pesawat dan issued, dan beberes koper di hari yang sama. Ngepot! Exciting sekali!!

Waktu itu kami ber 7 yang akan berangkat. cks, Tim, Nick, mamie, tante, cousin & istrinya. Naik taxi biasa, pastinya gag muat. Jadi cks putusin buat order tiara express yg mobilnya alphard. Seinget ogut, dulu mobilnya warna putih, dengan tarif yang sama seperti tarif taxi regular. Unitnya terbatas, makanya perlu order by telpon. Pas unitnya dateng, ternyata mobilnya hitam, dan tarifnya udah jadi tarif premium euy. Sekali duduk langsung muncul angka 15 or 30 ribu gitu *lupa euy* Yang jelas, bisa muat 5 dewasa + 2 anak2 dan yang lebih jelas lagi, tarif Kelapa Gading – Soetta yang biasanya berkisar antara 120-150 ribu, kemarin berubah jadi 320,000 saja πŸ˜€ hohohoho

Di airport, rombongan tante dan cousin berangkat duluan, karena mereka dapet flight jam 5an. Sementara jadwal penerbangan kami yang 7.40 membuat kami harus duduk lebih lama di erpot. Udah gitu, 7.40 udah di pesawat, jam 9.30 pesawat baru take off πŸ˜₯ Bukaaaan, bukan Lion koq, kemarin kami naik Garuda Indonesia 😦

Sampe di Palembang, anak2 kelaparan. Dan diantara sekian banyak resto padang yang udah tutup, tiba2 lewatlah kami di KFC. Wahhh, ini mah makanan mereka banget!

Di Palembang, kami stay di hotel Grand Zuri. Sehari2 kelayapan ke rumah sodara dan wisata kuliner dari pagi sampe malem. Mencoba macem2 warung pempek, tekwan, jajan es kacang Mamat, bakmi2an yang terkenal enak disana -termasuk bakmi Aloy yang memang pusatnya ada di Palembang-, dan pastinya : durian!

Kami juga menjenguk mak, nenek tersayang yang sedang sakit dan untuk sementara tinggal di rumah tante karena di rumahnya tidak ada yang menjaga. Happy banget liat mak bisa senyum. Masih kuat dan pelan2 bisa inget sama cucu pertamanya ini. Bisa ajak Tim Nick foto sama mak buyut yang umurnya udah 90 tahun πŸ™‚

4 hari 3 malam di Palembang, lumayan membuat kami betah. Nick malah gag mau pulang, karena masih pengen main bareng uncle2nya disana πŸ™‚

blog_durian

blog_durian2

blog_with emak_2

blog_with emak

blog_PS

blog_kids at airport

blog_uncle widi

blog_jakabaring

blog_es mamat

Advertisements

Entry filed under: Uncategorized.

Edisi kakak yang mellow The old killer!

2 Comments Add your own

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Luvly7 ….

Cewek Keren Sedunia is her middle name ... Love travelling ,make friends, watch movie and sleep! Really wanna be slim without stop eating :) Be a famous TV presenter & MC is one of her biggest dream, and hopefully she still can reach it !!! You go girl !!

Oldies

Visitors

  • 447,762 clicks

RSS Blogger’s update

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Recent Posts


%d bloggers like this: