Hongkong – Macau – Senzhen Trip 2015

July 22, 2015 at 07:28 4 comments

Ini bukan kali pertama saya menginjakkan kaki di negri ini. Sudah pernah kesini sebelumnya dengan teman kantor dan dengan format ber-4. Tapi ketika mendapatkan tiket promo di sebuah travel fair, Hongkong lah yang kemudian menjadi tiket yang kami beli ber-12. Ha? Banyak amat?? Yep, karena yang kali ini pergi adalah suami saya yang punya 4 adik, lengkap dengan istri dan suami mereka, anak2 mereka dan mamie tercinta pastinya. Total ada 10 dewasa, 5 anak dan 1 bayi berusia 8 bulan. 4 anggota keluarga lain berangkat dari Singapore. Tiket untuk trip ini kami beli sejak bulan September 2014 lalu. Dengan penerbangan SQ, kami rasa, worth to try!

Kami berangkat siang dan sore hari. Rombongan terpecah 2, karena keterbatasan seat. Saya, Daniel, Tim & Nick berangkat duluan dengan SQ 872, dari Jakarta, transit Singapore dengan tujuan akhir HongKong. Sampai di Singapore, adik Daniel, Michael (know as Chef Michael from Hells Kitchen Indonesia), bergabung bersama istri dan 2 anaknya. Kemudian kami yang tiba lebih dulu di HongKong, menunggu rombongan keluarga lain yang tiba agak malam sambil makan dan jalan2 di HongKong airport. Well … HKIA tidak seindah dan sekeren Changi pastinya. Apalagi ketika itu kami sudah keluar imigrasi. Jadilah cuma ada beberapa tempat makan ramen & Mc.D serta mini market seperti sevel dan sebuah bakery kecil. Sempat terpikir untuk pergi ke hotel lebih dahulu, tapi kemudian kami memutuskan untuk stay dan menunggu rombongan mamie cs. Ketika akhirnya rombongan besar tiba, duh, leganya. Bayangkan, kami berangkat dari rumah ke airport sekitar pukul 7 pagi. take off dari Jakarta jam 11. Dan rombongan besar tiba sekitar jam 11 kurang waktu HongKong. Well … walaupun dalam suasana liburan, tapi sepertinya sampai di hotel, mandi dan tidur adalah opsi terbaik saat itu.

Full team, mamie, 5 anak, 4 menantu, 6 cucu.

Full team, mamie, 5 anak, 4 menantu, 6 cucu.

Dengan sebuah bus berkapasitas 45 seat, kami dipimpin oleh tour leader kami, berangkat menuju hotel Holiday Inn Express Kowloon. Jarak ke hotel dari airport sekitar 1 jam. Harusnya sih capek, tapi mungkin anak2 terlalu exciting dalam suasana liburan dan bertemu dengan aunties, uncles dan cousins mereka. Jadilah tidak ada yang tertidur di perjalanan itu. Guide kami sendiri, seorang wanita berusia sekitar 60 tahunan. Kecil mungil, orang Surabaya yang sudah puluhan tahun tinggal di Hongkong. Tidak terlalu outstanding sebagai guide, tapi beliau punya hati yang super baik dan sabar.

Tiba di hotel yang lumayan mungil, urus check in, bagi2 kamar, dan tidurrrr … pop mie, susu dan perbekalan makanan saya cukup laris manis malam itu. Maklum, sudah tengah malam, dan kami terlalu malas buat keluar cari2 cemilan lagi.

Day 2 di HongKong, kami ke Ocean Park. Cuaca di HK sedang kurang bersahabat. Panasnya keterlaluan dan terkadang hujan tiba2. Ocean park cukup luas. Dari permainan anak, sampai mini zoo ada disini. Disini saya dan anak2 melihat koala, berjenis ikan lucu, beruang dan bahkan penguin yang ternyata berbulu *well, I always thought that penguin kulitnya licin kyk ikan 🙂

C360_2015-06-23-12-29-07-280

bukannn … ini bukan polar bear yang saya maksud di cerita tadii :p

Disini juga, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, cks berhasil naik halilintar a.k.a jetcoster, a.k.a mainan mengerikan super tinggi yang namanya hair raiser. Yuppp, si sok berani yang dalemnya penakut ini, jajal main jet coster yang dibalik2 gitu … pertamanya iseng, pengen ngetes mental saya. Masak orang lain berani, saya tidak. Sempet liat2 dulu sebelum duduk, sempet meyakinkan diri lagi. Ahhh, cuman sekali puteran doangg koooq … paling lama 3 menittt. Dan akhirnya saya naiik sodara-sodara :’D kesan-kesan cks? “gag  mau lagiii!! cukup sekali ajaaaaah menguji nyali beginih 😥

hair raiser

C360_2015-06-23-12-44-39-718

Ini diaaa, cewek cantik yang berhasil meyakinkan cks buat melangkahkan kaki ke permainan yang gag ada enak2nya ituh :p

Di Ocean Park, ternyata sudah tidak ada fasilitas kolam renang lagi (tadinya ada katanya), padahal kami sudah siap dengan baju renang dan handuk kecil. Jadilah kira2 jam 5an, kunjungan selesai. Eits, ternyata jam 8 pertunjukan laser model yang  ada di GI itu loh. Closingnya kembang api. Karena super capek, sebagian besar dari kami memutuskan untuk pulang ke hotel.

Malamnya, kami dinner bebas di mall yang ada di sebelah hotel. Menunya? dari nasi kari sampai ramen. Timmy menemukan nasi hainam roasted duck kesukaannya disini.

Besokannya, kami siap2 check out dari hotel Holiday Inn. Hari ini kami akan mengunjungi Victoria Peak, naik tram dan museum madam Tussauds. Kami juga makan siang di Jumbo Kingdom Resto setelah sebelumnya melihat2 giok dan coklat. Kunjungan ke toko jewelry & took coklat adalah kunjungan wajib dari tour. Jadi tidak boleh di skip, karena kalau di skip, konon harga tournya akan berbeda dari harga yang kami dapatkan kemarin. Sepertinya itu memang aturan dari pemerintah. Waktu tour ke Bangkok dulu juga, ada beberapa tempat wisata yang harus dikunjungi karena diwajibkan oleh pemerintah.

Oya, makanan di Jumbo Kingdom (resto terapung berbentuk kapal) sendiri rasanya so so. Tidak special tapi cukup tertelan berkat bantuan dari sambal belibis sachet yang saya bawa dari rumah 🙂

brothahut -Reagan, Daniel, Chef Michael, Ricky

brothahut -Reagan, Daniel, Chef Michael, Ricky

Disini anak-anak belajar kenal dan tau wajah dan rupa dari tokoh-tokoh yang selama ini mereka cuma tau namanya saja. Soekarno adalah salah seorang tokoh wajib yang anak-anak ketahui rupanya :)

Disini anak-anak belajar kenal dan tau wajah dan rupa dari tokoh-tokoh yang selama ini mereka cuma tau namanya saja. Soekarno adalah salah seorang tokoh wajib yang anak-anak ketahui rupanya 🙂

Selesai dari Jumbo resto, kami mengejar feri untuk lanjut ke Macao. Disini muncul beberapa persoalan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Makanya, buat yang mau melakukan perjalanan yang sama (Hongkong ke Macau or Senzhen to Macau), apalagi untuk yang kemudian akan kembali lagi seperti kami (trip kami HK-Macau-Sz-HK), disarankan untuk :

  1. Membawa koper sedang / kabis size seperlunya. Membawa koper besar apalagi dalam jumlah banyak, sangat tidak disarankan. Kemarin kami agak kesuliatan dengan baggage handling.
  2. Sudah makan, namun jangan terlalu berlebih. Kalau ada potensi mabuk laut, sebaiknya minum obat pencegah  mabuk seperti antimo. Kemarin karena ombak sedang tinggi atau emang kondisi badan sedang tidak fit, 5 dari 16 orang anggota rombongan m*nt*h2 parah. Saya sampai membutuhkan 4 kantong mun-mun dan Timmy yang gag pernah2 munmun, ikutan keok juga kali itu. Mertua dan ipar yang sudah diprediksi mual, sudah minum antimo setelah makan. Jadi mereka tidak mun-mun karena tertidur.
  3. Pakailah alas kaki yang nyaman. sandal jepit atau sepatu teplek/sneakers sangat disarankan. Perjalanan menuju feri cukup jauh. Apalagi kalau pake acara dorong2 stroller dan koper gede.
  4. Siapkan passport dan dokumen pelengkap, tanpa cover passport lebih baik. Di Hk-Macau-Sz koq rasanya petugas imigrasinya galak-galak banget. Mana mereka gag sabaran dan asyik ngomong pake bahasa mereka seakan-akan kita ngerti mereka ngomong apa.
  5. Pastikan sehat, minum vitamin, minum air putih yang banyak. Mungkin karena sedang ramai isyu Mers, kemarin salah seorang keponakan saya sempat tertahan di imigrasi, karena suhu badannya naik ketika melewati temperature checker. Akhirnya dia sempat diperiksa air liur dll, untuk memastikan kondisinya tidak membahayakan sebelum masuk perbatasan Negara lain.

Sampai di Macau, kami disambut oleh tour leader yang lumayan nyentrik. Masih ai2 berusia 50an, tapi kali ini rambut dan gaya busananya keren. Katanya beliau orang Hk asli, yang merit dengan orang Bandung. Kami langsung dibawa ke Venetian Macau hotel, hotel paling dinantikan sepanjang tour kali ini.

Well, hotel Venetian memang tidak mengecewakan. Masuk di lobby, kami sudah disambut dengan udara sejuk dan pengharum ruangan. Kami check in dan langsung lompat2 begitu masuk kamar.  Kamarnya seluas 70 m2, dengan ruang tamu tersendiri. Ada meja kerja lengkap dengan printer, kamar mandinya yummy banget … 2 wastafel, 1 bath tub, 1 kloset dengan pintu terpisah, shower room dengan pintu kaca, ada meja rias lengkap dengan cermin, duhhh. … betah laah lama2 di kamar mandi juga 🙂

I love luxury bathroom! Who's not?!

I love luxury bathroom! Who’s not?!

bednya seukuran queen size bed. buat bobok ber-3 juga masih muat

bednya seukuran queen size bed. buat bobok ber-3 juga masih muat

Di Macau, kami cuma ikut tour kecil. Karena memang Macau tidak seluas negara2 bagian yang lainnya. Cuma ada reruntuhan gereja St. Paul, menyusuri lorong penuh jajanan golden egg dan dendeng manis. Makan siang dan kembali ke hotel yang kami semua suka.

blog_rame_macao

Sisa waktu di Macau dihabiskan pria2 untuk main Time Zone raksasa yang sungguh menguras uang dan tenaga :p Well, setelah dilihat2, main di casino itu beda2 tipis sama main di TimeZone. Jadi, para bapaks, kalau anak2 merengek main di Timezone, kira2 harap maklum lah yaaa 🙂  Sementara pria2 main timezone, anak2 dan sisa rombongan jalan2 ke mall yang ada di dalam Venetian Hotel. Disana lengkap banget tempat belanjanya. Dari baju, sepatu, jam, makanan, souvenir, hiburan, kumplit! Tinggal siapin isi kocek yang banyak ajaaaa 🙂 karena semuanya mihilll … hihihihi :p

Setelah menghabiskan 2 malam di Macau, kami packing lagi untuk pindah ke Senzhen. Karena sudah pengalaman mabuk laut sampai tepar di ferry babak I, saya kali ini minum antimo 🙂 Antisisapi namanya 🙂 Well, perjalanan dari Macau ke SZ tidak seburuk perjalanan sebelumnya. Ferrynya lebih kecil dan semua aman terkendali gag pake throw out.

Tiba di Sz, kami disambut oleh TL yang kurang ok banget. Seorang engko2 kurus, penampilannya agak lusuh dengan tas punggung dan bahasa yang juga kurang sedap didengar. Kami sengaja mengatur perjalanan keluarga, dengan maksud bisa jalan agak santai dan tidak diburu2 waktu. Si TL nampaknya kurang sabaran menghadapi tour yang isinya lumayan banyak anak2 dan ibu2 yang bawa anak ini. Mana hotel di Sz (walaupun sudah pake iming2 bintang 4), anjlok banget disbanding hotel sebelumnya. Hotelnya luamyan tua, kamarnya kecil. Untungnya (karena pake agent, jadi dihitung per kepala), saya dibookingkan kamar dengan extra bed di tengah.

Di Sz, tujuan utama adalah syopink. Walaupun begitu, tetap ada tour wajib yang kami datangi. Antara lain ke Window of the world & Splendid China yang akhirnya terpaksa kami pass. Di hari sebelumnya juga ada kunjungan wajib ke tempat giok dan Tian Gong Fang, pengobatan tradisional China. Karena cuaca super panas, menguras energy dan bikin pusing kepala. Kami cuma sempat menikmati sekali lewat, tour di Window of the world. Isinya kira2 mirip TMII, tapi versi dunia. Disana ada menara Eiffel, Pisa, Niagara, bahkan sampai pyramid mesir. Disini kami membayar lagi untuk train yang kami naiki untuk mengitari WOTW ini. Harganya 30 rmb untuk dewasa dan 15 untuk anak2 diatas 6 tahun.

2 malam kami habiskan di Sz, dan waktunya untuk kembali ke HK dengan first ferry. Kenapa first Ferry? karena setibanya di Hk, kami akan langsung ke Disneyland 🙂

Duo Icky, yang uncle mukanya polos, ponakannya malah mukanya ribet :p

Duo Icky, yang uncle mukanya polos, ponakannya malah mukanya ribet :p

Lagi2, perjalanan Ferry kali ini bersahabat. No antimo, no throw out 🙂 Uncle Ricky sibuk mengentertain Nicky & Miko, dua ponakan tercinta dengan lagu2 dari smartphone-nya. cks sibuk ngegulung rambut pake roll, biar cakep pas dipoto di Disneyland nanti. Yang lain sebagian sibuk bobok 🙂

Sampai di Hk, kami lunch di terminal ferry. Kali ini semua memilih nasi hainam with chicken and roasted pork. Kenyang makan, check in sebentar di Cosmopolitan Hotel, hotel terakhir dalam trip kami kali ini. Trus langsung cusss ke Disneyland. Review hotel Cosmopolitan : kamarnya bersih, hotelnya juga bersih, tapi agak kecil. Yang ok, di hotel ini kita dapet pinjeman wifi gratis, di tiap kamar. Ada shuttle bus juga ke beberapa tempat tertentu. Orang hotelnya ramah. Cuman size kamarnya aja yang emang kecil.

Ini kali ke 2 kami ke Disneyland. Tapi buat Tapi kebanyakan anggota rombongan yang lain, ini kali pertama. Gag berharap bisa menikmati seluruh wahana, karena luasnya park vs limited time yang kami miliki.

blog_4 of us in disneyland

Disini kami hanya sempat menikmati Mickey show (shownya berbeda dari show yang sudah pernah kami tonton sebelumnya), Lion King Show (yang ini masih sama percis), Frozen Village (ini wahana baru, belum ada tahun lalu), dan naik perahu menyusuri sungai dan melihat2 buaya, gajah, dan orangutan boongan :p  Didalam frozen village, kami bertemu Elsa, Anna & Cristoff .. bohongan tapi dalam versi sangat mirip! Gag keren2 amat sih pertunjukannya. Bukan seperti 4Dnya Mickey show, cuma nyanyi2 diiringi dengan klip film Frozen yang cetar membahana gaungnya gag ilang2 sampe bertahun2. Setelah itu, ada salju2an yang dibuat dari busa sabun. Kelar show, ada tempat main es, seluncuran es dan foto bareng Olaf. Kirain cuman anak perempuan aja yang suka sama Frozen, ternyata keponakan saya si Miko, sangat sangat menikmati lagu2 dan pertunjukan Frozen. Lucu liat gaya dia yang hafal nyanyi bareng lagu2 sountrack film Frozen. Fireworks adalah penutup kunjungan kami di Disneyland kemarin. Semua capek dan siap kembali ke hotel 🙂

Besoknya, free time di Hk. Kami makan dimsum dan window shopping bareng. Gag dapet apa2 sih, karena susah banget jalan bareng 6 krucils yang masing2 beda-beda tingkahnya 🙂

Pretty Oma & her 6 grandchildren

Pretty Oma & her 6 grandchildren. Ini cucu laki2 oma dari anak laki2nya mamie. Cucu perempuannya juga dari anak perempuannya, So, the next cucu from 2 anak laki2nya hampir bisa dipastikan : laki2 🙂

Sempat berkunjung ke City Gate mall, beli kaos kaki giordano dan nemenin Tim makan sushi (plis deh tim, jauh2 nyarinya sushi) dan sebentar menclok di Ladies market dan berakhir dengan duduk di Mc D sambil jagain bocah2. Belum puas syopinknya … tapi dapet banget kebersamaannya. 9 hari 8 malam bareng2 dari pagi sampe malem sampe pagi lagi. Semua pada menagih next trip lagi. Pastinya dengan format lebih lengkap, arrangement yang lebih baik, dan for sure : gag mau lagi ngetrip pas musim panas!!

*Sedikit mengenai musim panas vs musim dingin. Tahun lalu kami ke Disneyland di akhir tahun. Waktu itu suhu berkisar antara 15-20 derajat. Nice banget. Jalan pagi2 sejuk. Siang gag keringetan banget, malem paling2 tinggal tambah jaket buat ogut yang sukanya anget2. Trip kali ini bener2 buang tenaga, karena keringat yang terus keluar sepanjang perjalanan. Belum lagi pusing karena panas matahari yang menerpa kepala. Dan silau yang juga bikin kesel. Sepertinya anak2 lebih suka kedinginan daripada kepanasan. Kalau kepanasan mereka bawaannya kesal dan marah2 minta pulang terus. Baju yang ogut bawa sampe kurang, karena harus ganti terus. Padahal biasanya ogut kalo pergi pasti bawa pulang baju bersih sisa, karena emang selalu bawa baju cadangan.

*Review buat SQ, well, buat makanan so so. Kids meal isinya kebanyakan pasta2an or mashed potato. Menu dewasa juga standard ketelen aja. So far buat makanan di pesawat, Cathay masih the best 🙂  (Belum pernah coba kids meals-nya Cathay sih). Buat entertainment, SQ masih lebih ok daripada GA. GA filmnya soso dan

Sedikit tips yang bisa dibagikan atas pengalaman trips kali ini :

  1. Setelah dilihat dan dirasa, sepertinya kami lebih nyaman jalan sendiri dibanding dengan tour. Waktu pergi sendiri ke Korea lalu, kami cukup enjoy dengan waktu. Tidak terburu2 dan bisa memutuskan perubahan last minute. Pergi dengan tour suka deg-deg-an sama Tour leader dan hotel pilihan mereka. Belum lagi waktu yang terbuang karena harus ikut tour wajib mereka. Well plusnya sih, kita punya bus yang bisa mengantar dan menjemput kita kemana2. Gag perlu capek geret2 koper naik bus/MRT. Ya kalaupun harus ikut tour, kami akan memastikan soal local Tour leader & meminimalis kunjungan tak penting.
  2. No more trip di musim panas 😥 Keringetan dan bête, capeknya 2x lipet loh kalo keringetan begini.
  3. Biarpun ke sesama Negara Asia, bawa bekal tuh emang wajib banget ya … kalo bekel wajib yang biasanya selalu dibawa cks : kemplang/kerupuk Palembang, biscuit, susu uht, cemilan keripik, pop mie, sambel, dan belakangan suka bawa rendang or kering tempe kacang juga 🙂 Daripada kelaperan tapi belenek liat makanan or gag sempet beli makanan karena gada waktu pas lagi laper, mending bawa makanan lebihan kan. Apalagi buat acara pergi2 yang bareng kiddos 🙂
  4. Selain makanan dan cemilan, cks juga suka bawa Tupperware dan perlengkapan makan seperti sumpit or sendok garpu. Well … minimal 1 pasang lah. Tissue kering, basah dan sedikit sabun cuci piring jg jangan lupa dibawa 🙂
  5. Selalu bawa extra kaos / baju, terutama kalau pergi bareng anak2. Kalo baju mommy kena muntah anak sampe basah, gag enak juga kalo gag diganti while perjalanan masih jauh kan?
  6. bawa plastic bening yang bisa dipakai buat bungkus makanan, sampe pipis anak boy, kalau kepepet gag ada toilet.
  7. Tips lain nanti ditambahkan kalau inget lagi yaaa 🙂

 

 

 

 

 

Advertisements

Entry filed under: Jalan - Jalan.

Mengajukan Visa Amerika ala CKS

4 Comments Add your own

  • 1. Tikka  |  July 23, 2015 at 08:23

    Kayaknya selalu paketan ya untuk perjalanan ke Hongkong macau shenzen. Dulu pernah ke sana dan berakhir cepet cape karena kepanasan. Apalagi pas di disneyland >0< berasa lemes lepek. Pas mau masuk heppy pas plg lepek. Cuma main beberapa permainan aja hehhee.

    Reply
    • 2. luvly7  |  July 24, 2015 at 08:48

      yeppp … betull banget! Lepek dan cepet cape ya Tikk … kapok biarpun tetep enjoy waktu bareng2 keluarganya 🙂

      Reply
  • 3. Obrolan dari Bangka  |  July 24, 2015 at 07:29

    La… si chef Mike itu adeknya laki loe? hahaha… mirip yaaa… hahaha 🙂
    enak ya pergi rame2 gini… kebayang seru dan repotnya juga.. hahaha 🙂

    Reply
    • 4. luvly7  |  July 24, 2015 at 08:48

      hooh … hahhahaa … 🙂 seruuuuu Fun … jadi deket satu sama laen. biarpun emang repot karena banyak kepala 🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Luvly7 ….

Cewek Keren Sedunia is her middle name ... Love travelling ,make friends, watch movie and sleep! Really wanna be slim without stop eating :) Be a famous TV presenter & MC is one of her biggest dream, and hopefully she still can reach it !!! You go girl !!

Oldies

Visitors

  • 441,168 clicks

RSS Blogger’s update

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Recent Posts


%d bloggers like this: