Posts filed under ‘Jalan – Jalan’

A Weekend gateway with Femina & Sariwangi

Beberapa waktu yang lalu, miss quiz kembali memperoleh keberuntungan ketika berhasil menjadi salah satu pemenang dari ‘Weekend Gathering” bersama majalah Femina & Sariwangi. Waktu itu tema kuiznya adalah, bagaimana mensiasati pasangan yang sibuk dengan gadgetnya, sehingga melupakan waktu untuk berdua.

Hadiahnya, tiket Jakarta – Denpasar – Jakarta untuk pemenang + pasangan, menginap 1 malam di hotel bintang 5 di Bali, dan mengikutin serangkaian kegiatan seru yang sudah dipersiapkan Femina, termasuk romantic dinner yang ternyata benar2 romantic dan bikin 10 pasang pemenang + 1 pasang bintang tamu terhanyut dalam acara tersebut. Benar2 unforgettable!!

Mau tau cerita lengkapnya?

Cerita seputar keikut sertaan dalam kuiz, exciting pas ditelpon sebagai pemenang, dll, pastinya udah bisa ditebak. Waktu diumumkan jadi salah satu pemenang yang beruntung, saya pikir, saya cuma akan mendapatkan liburan ke hotel di Bali, gratis, bisa leyeh-leyeh dan tidur2an sambil menikmati Bali bersama pasangan. Sama sekali tidak terpikir, kalau ada serangkaian acara seru yang sudah dipersiapkan panitia, jauh2 hari sebelum quiz digelar.

Agenda weekend hangat

Satu minggu sebelum keberangkatan, para pemenang dikumpulkan di kantor Femina, untuk berkenalan satu dengan yang lainnya, berkenalan dengan para chaperone/teman-teman dari Femina yang akan ikut dalam acara nantinya, dan sekalian dibagikan agenda acara, flight ticket, bag tag, dll.

Abis technical meeting, masih sempet berpose bersama jeng Wieny

Abis technical meeting, masih sempet berpose bersama jeng Wieny

Di hari keberangkatan, kami hadir pagi-pagi di airport terminal 3, berkumpul bersama untuk check in dan mengurus bagasi. Kami berangkat dengan pesawat Lion, dengan ETD Jakarta 6.15 AM. Dress code pertama kami adalah blue.

Tiba di Bandara Ngurah Rai, Denpasar sekitar pukul 9. Kami dijemput oleh sebuah bus nyaman, untuk menuju ke tempat pertama, melihat proses pembuatan keramik di pusat keramik, Jenggala. Disana, kami melihat dari awal, proses pembuatan keramik, dari mentah, ketika di olah oleh tangan-tangan berpengalaman, sampai ke proses pembakaran dan ketika keramik-keramik cantik sudah siap di pajang di showroom. Disana juga, setiap pasangan diberi tugas untuk  berpasangan menghias keramik berbentuk mobil. Tugas yang kelihatannya mudah, hanya mewarnai keramik berbentuk mobil, sesuai dengan tema yang sudah disepakati bersama. Disana terlihat kekompakan dan kreatifitas setiap pasangan. Hasil setelah diwarnai kemudian akan dibakar, dan dikirimkan ke setiap pasangan setelah jadi.

Setelah menghias keramik, kami lalu menuju tempat makan siang. Ini adalah waktu yang sudah dinanti-nantikan setiap peserta, karena ternyata, dari Jakarta kami membawa perut yang kelaparan …. hehehehhe … Kami dibawa ke sebuah resto keren, yang tidak terlalu crowded, tapi sangat recommended!

Ditengah kelaparan, sempet2in buat foto dong, laper sama narsis ternyata tidak ada hubungannya ya?!

Ditengah kelaparan, sempet2in buat foto dong, laper sama narsis ternyata tidak ada hubungannya ya?!

Kami dibawa ke Segara Asian Grill, di Kuta. Komen pertama setelah tiba disana, restonya cantik, tempatnya nyaman, pelayanannya baik, dan ternyata, setelah mencoba set menu yang sudah disiapkan sangat mantabhs!!!

yang baju merah kotak itu Ferly, MC yang menemani 11 couples. Yang sebelahnya Widi, ada Dwi Sasongko

yang baju merah kotak itu Ferly, MC yang menemani 11 couples. Yang sebelahnya Widi, ada Dwi Sasongko

Harry - Wieny - Cks - Daniel

Harry – Wieny – Cks – Daniel

Mau tau menunya apa aja?

  • Appetizer : Vietnamese rice paper rolls & Agedashi Tofu
  • Soup : Beef Pho
  • Main Course : Grilled Lobster with garlic, Fried Gurami Fish with Thai Sauce, Scallop bean sauce, claypot seafood tofu, Pecking Duck
  • Side : Stir Fried asian green vegetable & Egg Fried Rice
  • Dessert : Pandan Pannacotta

Favorite saya? Tentu saja Grilled Lobster, Fried Gurami, Pecking Duck, lumpia bihun Vietname & soup Pho-nya yang rasanya mirip2 menu di resto Vietnam 🙂 Yummmmm!! Seketika lupa kalau saya lagi diet :p

1 meja isi 4 orang, dapet 4 lobster yummi! Itu sisa 3 karena yang 1 udah taken by one of member :)

1 meja isi 4 orang, dapet 4 lobster yummi! Itu sisa 3 karena yang 1 udah taken by one of member 🙂

Setelah kenyang dengan lunch dan puas menikmati suasana resto sambil berfoto2 di pinggir pantai, kami bergegas ke bus lagi untuk diantar ke hotel Pullman. Check in di group lounge, sambil menikmati pemandangan hotel yang asri namun sangat modern. Setelah setiap pasangan mendapat kunci kamar masing2, kami langsung menuju kamar untuk mandi, dan bersiap-siap untuk acara selanjutnya.

Kesan pertama ketika tiba di kamar, wow!! Kamarnya keren, dengan kamar mandi yang mewah *kenapa kamar mandi? Well, selain bed yang nyaman, penentu sebuah hotel itu keren atau tidak bisa dilihat dari kamar mandinya, menurut saya* Koper yang kami masukkan ke bagasi dari Jakarta, tiba2 sudah bisa kami jumpai di kamar masing2. Di bed dan di kamar mandi, ada postcard berisi quote tentang love, karena memang trip kali ini temanya kan love 😉 Kalau biasanya di hotel2 lain, untuk pesan menu makanan, petunjuk tv channel bisa dilihat di kertas2 yang ada di bed side, disini, semua disediakan di TV. Mulai dari wifi connection, detail bills, room service menu, TV menu, semuanya tinggal di click lewat remote TV. Cool!

Acara berikutnya adalah … Couple photo session. Belum tau hasilnya seperti apa, karena setelah berfoto, kami harus menunggu dulu sampai foto selesai dan menjadi satu dari surprise dari banyak sekali surprises dari acara ini. Setelah berfoto ala cover Femina, setiap pasangan diberikan pen & kartu kecil. Untuk apakah?? Oalaaaah, ternyata kami diminta untuk membuat surat cinta untuk pasangan!! *tepok jidat!!!*

Peserta wanita dipisahkan dari pasangannya, karena masing2 harus mojok dan ngegombal di selembar kartu yang dibagikan panitia. Pastinya, kalo surat cinta2an begini, Natali, Dessy & Armand mungkin juaranya. CKS? Oh nooo, terakhir kali nulis surat ke pachar mungkin sudah belasan tahun yang lalu, ketika masih sama-sama jadi monyet. Itupun bukan dengan pachar yang sekarang jadi suami. … Lho!!!!  Walhasil, setelah bengong kira2 15 menit dan kagum melihat teman2 lain merangkai kata dengan manisnya, cks lalu menulis surat cintanya. Heh, surat cinta? Well, sebenarnya itu lebih ke surat curcolan sih :p  Akhirnya surat jadi, setelah cks menulisnya dalam bahasa Inggris :p nulis gombalan pake bahasa Indo tingkat kesulitannya 3x lipat lebih susah ternyata!!

Setelah itu, kami lalu menuju lantai 4, tempat dinner romantic diadakan. Wow!!! Kembali kami berdecak kagum, melihat tempat acara yang sudah di set di pinggir kolam di roof top, dengan lampu redup, meja2 mini berisi taburan kelopak bunga merah dan lilin kecil, dan sebuah kertas kecil bertuliskan nama pasangan yang di reservasi di meja tersebut. Tukang foto yang berkeliling mengabadikan moment kebersamaan tiap pasangan, lite music as a background, a very well prepared event!

Thanks God, cks dapet kursi VIP, alias meja yang paling center. Hehehehe, mungkin emang aura artis sudah melekat, jadilah meja kami bersebelahan dengan meja Widi B3 & Dwi Sasono yang merupakan pasangan celebrity yang menemani 10 pasangan lainnya selama acara berlangsung. Cool!

Well, sepertinya postingan ini kepanjangan yaa?? Mau tau ada kejutan apa aja di acara dinner romantic tersebut? Mari kita sambung ke postingan berikutnya …. nantikan saya di kota anda!! *Looh … opo toooh??!*

*maaf yaaaa, foto pelengkap ceritanya masih burem2, maklum belom sempet mindahin dari kamera, jadi fotonya dari bb sahaje :p *

October 15, 2012 at 10:26 3 comments

Monkey Land, not a land for monkeys ;)

Kira-kira 2 minggu lalu, pulang kebaktian, saya mengajak mantan pacar jalan-jalan ngemol. Jadilah kami ke GI. Mall di tengah kota yang lumayan lengkap dan terhitung baru buat cks. Masih sering nyasar dan blum hafal letak toko ini dan itu soale, jadi masih terhitung baru.

Tadinya, kami mau mangkal di sebuah kafe es krim di atasnya singing fountain, tapiii, seperti biasa, antrian ala ‘Dufan’ ada disana. Gag jadi deh makan es krim mahalnya 🙂 Setelah berputar-putar tidak  jelas, akhirnya kami tiba di keputusan,

Makan di gading aja yuk?

Hahahhahaa, tetep Mall Kelapa Gading jadi tempat kebanggaan, dimana kami bisa berjalan-jalan tanpa nyasar dan susah mencari tempat ini dan itu 🙂  Ketika sedang di jalan mencari pintu ke tempat parkir, kami melewati sebuat tempat bermain anak yang langsung membuat Tim Nick merengek ingin main. Tadinya saya pikir, tempat itu hanya cocok untuk anak usia 1 – 5 tahun, dan akan segera membuat Tim Nick bosan. Tapi, si mantan pacar bilang,

“Gpp deh, udah lama juga anak-anak gag main” 

Yep, udah lama anak-anak gag berekreasi, sejak maknya super sibuk sama kerjaan sendiri! Akhirnya mereka masuk ke kawasan Monkey Land ini.

Dengan membayar 50 ribu/anak, mereka bisa masuk dan bermain sepuasnya. Bentuk tempatnya sendiri tidak rumit, hanya empat persegi panjang, yang salah satu sisinya terlihat dari sisi luar. Hanya ada 5 bentuk mainan yang terlihat disana. Semuanya terbuat dari bahan busa yang tidak keras bila terkena kepala anak. Ada perosotan besar yang juga terbuat dari bahan tiup. Disini, alih-alih meluncur, Tim Nick malah sibuk koprol di perosotan 🙂

Ada juga kolam kecil berisi air, yang dilapisi dengan plastik tebal. Disana anak-anak bisa meloncat-loncat, atau tiduran ala di kasur air. Lucu dan seru!

Selama anak-anak bermain, orangtua bisa duduk di kursi panjang empuk, yang disediakan di luar. Kegiatan para pengantar yang duduk di kursi itu biasanya : duduk, seru melihat anak-anak bermain, sampai akhirnya tertidur pulas diatas kursi empuk dan sejuknya ac mall.

Saya dan mantan pacar memilih untuk berjalan-jalan berdua, sementara ibu saya dan neng, assisten rumah tangga saya, menunggui anak-anak dengan bobo siang di kursi panjang.

2 jam lebih setelah kaki lelah, kami menjemput anak-anak yang rupaya masih belum puas bermain! Haiizzz … dengan 50 ribu rupiah, melihat mereka happy dengan baju basah dan keringat dimana-mana, rasanya jadi ikutan happy juga!

Buat mommies, kalau mau iseng mencoba tempat ini, jangan lupa memakaikan kaos kaki ke anak-anak, membawakan handuk kecil untuk keringat mereka, membawa air minum secukupnya, dan pastinya menyediakan kaos/baju ganti untuk mereka berganti setelah seru bermain 😉

Tim seru main puter-puter auooooo ....

Tim seru main puter-puter auooooo ....Jump jump jumpgurita berputar kursi tempat parent menunggu

 

50,000,- / anak / sepuasnya

50,000,- / anak / sepuasnya

 

January 18, 2012 at 03:44 5 comments

Jambi – Dayung – Palembang trip, December 2011

Yeiyyy … after 5 years working in oil & gas company, akhirnya cks bisa ikut dalam field trip. Kalau biasanya, tugas saya mengurusi crew yang akan berangkat ke field, kali ini saya berkesempatan berangkat ke Jambi, membantu safety meeting dengan orang-orang lapangan, dan melihat lokasi pemboran di beberapa daerah sekitarnya.

Dari Jakarta office, ber-7 kami naik GA 134 menuju Jambi. Selain itu, ada juga beberapa orang dari service company yang juga akan mengikuti meeting ini. Di pesawat, duduk ber-3 di deretan kursi ke-20-an, Cks, Daniel & Henny yang segera menjadi teman seangkatan dalam trip ini. Henny adalah sekertaris Onshore, while Daniel seorang engineer. Yang 4 lagi adalah babe, alias 2 boss Onshore, 1 boss HSE dan seorang anak buahnya.

Tiba di Jambi, kami dijemput oleh 2 mobil touring dan 1 mini elf. Cks & Henny, dua-duanya *bukan satu-satunya* perempuan di trip ini, mendapat perlakuan yang sedikit lebih istimewa. Makluuum, field trip terlihat biasa buat laki-laki namun agak terlihat keras buat perempuan. Untung cks dan Henny sama-sama bukan perempuan biasa, alias,  diajak ngetrip di medan yang gag mulus sekalipun, hayuk!

Sampai di hotel, ngurus2 check in, dan dapat kamar nyebar, dari lantai 8 sampai 14. Sebelum masuk ke kamar masing2, kami melihat ruangan yang akan dipakai untuk meeting keesokan harinya. Setelah semua meeting arrangement done, kami terus ke kamar masing-masing untuk istirahat dan beres2 sebelum dinner. Dinner seafood, dilanjutkan dengan acara makan durian di pinggir jalan. Duuuh, duriannya yumiiiii bangets!!!!

ready for big dinner!

ready for big dinner!Crabs, shrimp, fish, pindang, all yummiiiI!!

suer, duriannya enaaaaaaaakkkkkkk bangets!!!!

suer, duriannya enaaaaaaaakkkkkkk bangets!!!!

Kembali ke hotel dengan perut kenyang, dan rasa durian yang tertinggal di mulut, asli enak banget deh tuh durian!! Dagingnya tipis, tidak tebal seperti durian bangkok, rasanya manis agak pahit, asli ngangenin!!

Pagi-pagi jam 6 kami sudah siap bertemu di tempat breakfast. Breakfast dengan cepat, karena meeting akan mulai jam 7, sementara peserta meeting mulai berdatangan sebelum jam 7. Saya dan Henny bertugas di meja depan, membantu proses registrasi peserta, memberi mereka name tag dan souvenir setelah mereka mengisi daftar hadir. Kebanyakan peserta adalah para pekerja lapangan dari daerah. Sedikit lucu ketika telinga saya menangkap obrolan mereka yang kebanyakan dilakukan dalam bahasa Palembang, bahasa ibu saya 🙂

Meeting berjalan dengan baik, lancar, in time dan peserta yang hadir juga tepat dengan penghitungan awal. Bravo buat jeng Henny yang sudah mengatur meeting dengan sangat baik 😉 Sebelum meeting berakhir, saya dan Henny bersiap-siap untuk trip berikutnya, trip ke Dayung yang akan memakan waktu sekitar 4-5 jam lewat darat.  Medan yang ditempuh, bukan jalan tol yang rata dan lurus, melainkan jalan berkelok, penuh tanah dan bergelombang naik turun. Glen, si empunya project & Wayne, si empunya field, sangat mengkhawatirkan perjalanan kami. Maklum, daerah yang agak di pedalaman, dan cuaca yang tidak bisa ditebak membuat perhitungan waktu menjadi sesuatu yang sangat crucial. Lewat beberapa menit dari waktu yang di perkirakan, kami sudah tidak boleh melintas ke sana lagi.

kendaraan yang membawa kami melintasi trip offroad

kendaraan yang membawa kami melintasi trip offroad

Untungnya, hari itu cuaca bersahabat. Tidak ada mendung atau hujan keras yang menghambat perjalanan. Dua jam pertama, kami tempuh dengan jalan raya berkelok, yang penuh dengan truck besar bermuatan tanah dan hewan ternak. Keahlian mengemudi Pak Harry, driver kami sore itu, sangat diandalkan. Untuk menghalau lelah, kami mencoba untuk ngobrol sambil melihat-lihat pemandangan sekitar. Sebelum masuk ke 2 jam berikutnya, dengan medan tanah merah, saya dan Henny menemukan sebuah kios kecil di dekat pos penjagaan, dimana kami bisa pipis 🙂

mck, sebuah kios biru pembuat senyum ditengah Hasrat Ingin Vivis yang tak tertahankan!

mck, sebuah kios biru pembuat senyum ditengah Hasrat Ingin Vivis yang tak tertahankan setelah 2 jam!be ready for a looong trip!

Setelah kios biru, perjalanan berikutnya kami tempuh dengan jalan berkelok penuh lumpur dan tanah merah. Naik mobil tapi rasanya seperti naik kuda ngamuk :p Dan kalau tadi di jalan raya sebelum masuk perbatasan kami masih bisa BBM or browsing, begitu lewat MCK biru, semua signal menghilang 😦 seperti masuk ke peradaban baru rasanya :p hahhahaha

Setelah lonjakan yang tak kunjung henti, tiba-tiba Daniel bilang kalo kita sudah dekat ke lokasi. Waaah, rasanya seneeeeeengggg banget deh!! Langsung duduk tegak, pasang mata kiri-kanan. Makluum, ini trip pertama buat 2 cewek keren yang selama perjalanan jadi gag berani minum banyak-banyak gara-gara takut kebelet pis lagi.

Sampai di camp, kami turun dengan semangat. Melihat hal baru, camp warna biru dengan banyak pintu. Beberapa orang duduk sambil mengobrol santai di kursi2 yang ada. Sebagian menonton tv di recreation area. Jadi inget jaman SMA dulu, pas retreat, kira-kira begitulah kelihatannya.

Kami langsung melihat-lihat kantor di lokasi, terus di ajak ke ruangan makan, untuk dinner. Waaah, pantry-nya bersih, dan kami langsung mengambil piring untuk makan. Menu malam itu, nasi, daging, sayur dan kepala ikan. Karena kalap, dengan alasan perut kembung masuk angin setelah menempuh perjalanan jauh, malam itu kami minta dibuatkan indomie rebus kuah …. diracik oleh koki catering, indomie kuah rasa yummie langsung masuk perut sampai tandassss 😀 hahhahaha

Setelah makan, kami langsung masuk ke kamar yang sudah disiapkan. Saya dan Henny mendapat kamar VIP, lagi-lagi ladies priviledge 🙂 kamar sederhana yang bersih, dengan 2 single bed. Kamarnya lengkap dengan TV channel, kulkas, lemari, kamar mandi dengan shower air hangat dan dispenser. Kami mandi dan bersiap istirahat setelah mengabari keluarga masing-masing lewat telepon yang ada di ruangan itu. Status signal di HP & BB : No Signal, Off atau SOS 😀

VIP room, a nice one in the middle of nowhere

VIP room, a nice one in the middle of nowhere

with Dayung team, they are work in coverall everyday.

with Dayung team, they are work in coverall everyday.

Daniel, Henny, Olla & Wayne in Rawa

Daniel, Henny, Olla & Wayne in Rawa

cks with PPE equipment while Glen in off duty Manager's uniform ;)

cks with PPE equipment while Glen in off duty Manager's uniform 😉

 

Duo cewek keren ;)

Duo cewek keren 😉

Teman-teman di Dayung memulai pekerjaan mereka bahkan lebih pagi dari team Jakarta. Di Jakarta, jam 7 sudah termasuk pagi, tapi di Dayung, mereka memulai morning meeting pada pukul 6. Sarapan sebelum meeting. Haezzz!! Masih gelep booo!! Sarapan pagi, meninjau office di lokasi dan kemudian, saya dan Henny diajak melihat-lihat lokasi. Mulai dari pembangunan beberapa tempat rekreasi pegawai, sarana ibadah, dll. Kehidupan yang sangat sederhana, all they need to do just wake up, breakfast, work, lunch break, work, dinner, rest, wake up lagi, begitu terus setiap hari. Gada mall, gada tempat hang out, cuma ada sarana rekrasi seperti tv yang dibangun sebagai hiburan mereka.

Sekitar pukul 10, kami kembali naik ke kendaraan dinas, untuk bertolak ke beberapa lokasi pemboran. Ada Rawa & Letang yang kami kunjungi hari itu. Foto-foto, pastinya … selebihnya, diisi dengan sakit pinggang dan mau tidak mau, terpaksa menikmati perjalanan darat berjam-jam, ke Palembang. Kurang lebih jam 6.30 sore, kami masuk ke kota Palembang. Setelah melewati jalanan berkelok yang membuat Glen tak henti membidikkan kamera ipadnya, melihat betapa hebatnya dan tidak amannya cara berkendara orang-orang di sepanjang jalan menuju Palembang.

Tiba di Palembang, tempat pertama yang kami singgahi adalah resto terapung, River Side. Seperti berbuka puasa rasanya, lapaar dan sakit pinggang berpadu jadi satu. Lagi-lagi, untung saya dan Henny adalah duo perkasa, hahhahaha, tidak cengeng walaupun kudu tempel2 koyo di pinggang :p Kami dinner dan langsung ke hotel untuk istirahat.

Berfoto dengan latar belakang jembatan Ampera, sebelum menyantap pindang patin & kepiting yang yummi!
Foto dengan latar belakang jembatan Ampera, sebelum menyantap pindang patin & kepiting yang yummi!

Palembang! Yep, ini adalah kota kelahiran cks! Tapi terus terang, kalau dulu ketika masih SD cks hampir setiap libur caturwulan main ke rumah nenek di Palembang,  ini adalah kali pertama cks kembali ke Palembang setelah tahun 1996! Dak balek kampung la 15 taon oii!!

Di Palembang, masih ada rumah mak, my 89 years old grandma, and some of aunties and cousins. Makanya, seneeeng banget pas tau kalau kami akan transit di Palembang sebelum pulang ke Jakarta. Setelah check in di Novotel, saya langsung berkunjung ke rumah mak 🙂

Selebihnya, tidak ada trip special di Palembang, kecuali, kunjungan ke rumah pempek. Kenyang makan pempek dan bungkus-bungkus, kami siap2 ke airport buat kembali ke Jakarta. A nice trip with nice friends! 3 hari bareng2, jadi kenal sifat dan kebaikan si teman kantor yang sehari-hari cuma terlihat dari permukaan 🙂

So glad to know you Hen & Daniel 🙂

aunty Ika & my lovely grandma

aunty Ika & my lovely grandma

with my cousin, Widi. Thanks for your kind help in things Wid

with my cousin, Widi. Thanks for your kind help in things Wid

January 2, 2012 at 08:49 7 comments

Hotel Bumi Surabaya

Salah satu hobby cks, selain makan & jalan2, adalah check-in 🙂 hush, bukan dalam artian negatif alias sembarang check in, tentunya, tapi dalam artian nginep di hotel sendiri, or bareng keluarga. Dalam rangka liburan, maupun tugas kerja, kantor ataupun sampingan …. heleeeeh, banyak yaaak?

Kenapa cks hobby nginep di hotel? Karena, biasanya :

  1. Kamar hotel dingin & kasurnya lebih empuk, dengan bed sheet yang lebih nyaman
  2. Kamar hotel, khususnya yang berada di ketinggian tertentu, punya view yang lebih indah daripada view di kamar sendiri
  3. cks bisa mandi berlama2 di kamar mandi yang comfy
  4. cks suka mencoba berbagai makanan all you can eat till you full, yang disediakan pada saat breakfast

So far, udah ada beberapa hotel yang cks hinggapi, mulai dari hotel di Jakarta, Bali, Bandung, Palembang, Jambi, sampe hotel di Hongkong & Singapore. Hari ini cks mau review tentang sebuah hotel di Surabaya, Hotel Bumi yang dulunya bernama Hyatt.

Masih seger di ingatan cks, bagaimana penampakan hotel yang dari pintu masuk depannya saja sudah terlihat megahnya. Hotel yang dari namanya sempat saya kira hotel kelas biasa, ternyata mematok harga hampir 1,1 juta rupiah, untuk type kamar paling standardnya. Ketika saya tahu latar belakang hotel ini adalah salah satu member group hotel ternama, barulah saya ‘ngeh’ darimana asal harga kamar tersebut.

Masuk ke hotel ini, kamarnya lumayan luas. Dekorasinya juga standard, tidak terlalu baru. Ada bathub dan shower room yang dibatasi dengan kaca. Perlengkapan mandi standard, kondisi handuk juga sudah lumayan tua, tapi tetap bersih.

Swimming pool ada di bagian luar, dengan kolam dewasa dan anak-anak. So so, tidak ada yang luar biasa.

Ketika sarapan pagi, saya harus menambah sekitar 75,000,- untuk Timmy. Sarapan paginya di salah satu resto yang namanya terdengar asia sekali. Di dalamnya, ada egg corner, nasi dengan lauk pauknya, juice & fruit corner, dll. Juice-nya terlihat kurang segar, cenderung kental. Untuk ukuran hotel bintang 5, sarapan paginya biasa-biasa saja, tidak enak sekali atau bisa dikategorikan outstanding.

Nilai keseluruhan dari cks untuk hotel ini adalah 6,5. Nilai ini adalah perpaduan antara kenyamanan tinggal di hotel tersebut vs harga yang harus dibayar vs kecekatan para crew hotel.

January 2, 2012 at 04:42 Leave a comment

Recommendation MUST have lists when you’re travelling in tropic island

Baruuu saja pulang dari menikmati liburan di pulau dewata, dan saya menemukan apa saja yang harus dan tidak perlu dibawa ketika tujuan wisata anda adalah BALI.

MUST have item :

1. SUNBLOCK, SPF diatas 45
2. After sun cream/spray
3. Sunglasses
4. Bikini, swim suit, mini dress
5. Camera lengkap dgn charger
6. Sandal jepit/karet/teplek
7. Kain pantai & topi lebar
8. Short alias celana pendek
9. Payung, buat terik matahari sama ujan yg kadang dateng gag jelas

NOT important things in your bag :

1. High heels, kecuali ada plan dugem or manggung
2. Scrub, pastinya gag kepake after kulit terbakar matahari, di scrub bakalan ngelotok boss!
3. Mantel / sweater / jacket
4. Celana panjang

Ingat, jangan terbalik yaaa must and no need list-nyah 😉

Happy Holiday prens!!

Posted with WordPress for BlackBerry.

October 18, 2010 at 12:39 6 comments

My Little World, Kidzania

Lanjutan dari postingan yang ini, akhirnya kemaren, cks dan team kecil menuju langsung ke TKP.  Pulang kebaktian, ogut, Daniel dan Tim-Nick langsung ke Pasific Place, dan abis parkir, langsung juga ke lantai 6 buat parkir. Alih2 anak2 yang udah gag sabaran, sebenernya emaknya juga gag kalah penasarannya sama tempat ini. Jadilah untuk kegiatan jam 3 sore, kita udah beli tiket jam 1.30 siang.

Karena promo yang Flash BCA, total spent 230rb untuk 2 anak + 2 dewasa.

Selama nungguin waktu check in, kita jalan2 dan cari makan dulu. Pilihan jatuh ke Urban Kitchen di lantai 5. Kita makan dim sum, mango salad, california roll dari sushi groove dan frozen yoghurt yang udah diincer2 dari awal masuk. Mahal boooq, cuman makan cemal-cemil doang, abis 160 rb, ck ck ck, itu aja udah pake disc. 20% dalam rangka bulan Ramadhan.

Balik ke antrian Kidzania, Tim yang bolak-balik nanya2 melulu “Kapan ma masuknya??”  … “Ma, masih lama gag masuknya??”  udah nanya kayak bumil lagi kontraksi udah mo melahirkan, alias nanya tiap 5 menit sekali. Akhirnya kita check in, dan itu baru jam 2.30. Masing2 dipakein gelang penanda, bukan yang gampang disobek model di Amazon mandi bola gitu, tapi model yang kudu dibuka pake alat khusus. Emang gag boleh tuker2an tuh peraturannya, even buat orang dewasa yang cuman nganterin, kudu beli tiket lagi kalo mo liat dalemnya kyk apa.

Masih 30 menit lagi sampe pintu masuk dibuka, tapi antrian udah panjaaaang banget!! Rata2 yang dateng kesana, anak2 umur 3 – 14 tahun. Banyak juga stroller yang berisi baby umur belum setaon yang mungkin sekalian diajak buat nemenin si kakak. Toh baby umur 1 tahun kebawah memang belum kena bayar tiket masuk inilah …

Jam 3 kurang dikit, pintu masuk dibuka. Rasanya, langkah ’45 ogut udah ngalah2in langkah kaki anak2 yang lain. Di pintu check in tadi, selain dikasih gelang hijau penanda, anak2 juga dibekali dengan cheque senilai 50 Kidzos. Nantinya cek itu harus ditukarkan di bank BCA, buat dapetin cash senilai 20 Kidzos & sisanya disimpan di kartu ATM.

P1040243

– antrian awal BCA, sebelum antri disini, didepan udah antri juga loh! –

P1040250

– no parent allowed –

P1040251

– my first kidzos and ATM –

Jangan dikira antrian bank gag pake lama & pegel looh … antrian ini sama lamanya kalo kita antri ke Bank pas tanggal2 gajian dan rada kesiangan. Penuuuh dan panjaaang! Selesai dari teller, sebagian anak masih usaha mengambil uang yang ada di ATM, dan sebagian lagi langsung main. Oya, di bank mini tadi, cuma anak2 yang boleh masuk. Ortu kudu nunggu di luar.

Karena masiy baru dan rada2 blom ‘ngeh, ogut & anak2 trus muterin area sebentar buat cari kegiatan apa yang akan kita mainkan pertama kali. Sempet minta Tim buat main ini dan itu, tapi kemudian Tim minta jadi kontraktor. Jadilah, itu permainan pertama kita kemarin.

P1040253

Kontraktor

– Ir. Timmy & Ir. Nicky –

P1040262

– listen to the direction –

P1040264

P1040278

– Look, we’re done –

Kelar bekerja, mereka dapet penghasilan pertama mereka hari itu, sebesar 15 Kidzos/anak. Senangnyaaah 🙂

Lanjut ke sebelah, bangunan, ada rumah yang penuh dengan cat. Tapi permainan ini tidak disarankan untuk anak2 dibawah umur 4 tahun, karena takut bau cat yang rada tajam mempengaruhi paru2 anak2 kecil tersebut. Jadilah, permainan yang itu kita skip, walaupun Tim pengen banget bisa mainan cat 🙂

Next, kita ke klinik gigi dideket bangunan pertama tadi. Kalo tadi sponsornya Holcim, kali ini sponsornya Pepsodent. Yep, disini tentu saja banyak sekali brand terkenal yang ikutan. Hebat juga yaa idenya, sekalian bikin permainan, sekalian jualan.

Ogut sih semangat banget sama permainan yang satu ini. Makluum, kalo Tim udah berani ke dokter gigi, Nick belum berani untuk diperiksa. Makanya, ogut pikir, dengan mencoba jadi dokter gigi, nantinya Nick bisa berani buat jadi pasien.

P1040283

– cocok gag Nick jadi dentist? –

P1040288

– drg. Nicholas & drg. Timothy –

P1040293

– my kinky patient –

P1040297

– seems that we need further action doc … –

P1040302

– and we have a serious one too here –

Disini anak2 diajar buat mengenal dasar alat2 yang digunakan dalam penambalan gigi. Mereka juga diajarin cara step by step tambal gigi, pastinya versi anak2. Perlengkapan yang dipakai, baju dokter, topi, sarung tangan dan masker. Lumayan, kelar praktek, dokter2 kecil ini dapet bayaran 5 kidzos.

Next anak2 mencoba ke arena mobil balap. Makluuum, namanya juga anak cowok, gag jauh dari mobil pan?? Sayangnya, selain kudu bayar 20 Kidzos, anak2 yang diperbolehkan mencoba mobil balap, adalah anak2 yang udah punya SIM. Wakakakak, lucuuu, seruuuu!! Begini aja dibikin seserius beneran! Gag cuma itu, anak2 yang mau bikin SIM, kudu Medical Check Up dulu di RS 🙂 Waaah, SIM beneran aja gag pake medik segala yaa?

P1040331

– registration for medical check up –

P1040332

– driving lisence requirements –

Sambil nungguin bikin SIM, mereka iseng2 coba jadi fire man, alias petugas pemadam kebakaran. Yang ini juga seru banget, mereka dipakein baju, topi dan diajar cara2 singkat kalau terjadi kebakaran. Mereka dikenalkan dengan alarm yang bisa dipecahkan, kalau sampai ada kebakaran. Petugasnya ada 8 orang, karena cuma ada 8 selang yang bisa dipake main air … hehehhe 😀

P1040339

– listen carefully for an important message –

Tim Nick Fireman

– Officer Tim & Nick –

P1040347

– kapten mah duduknya didepan dooong  🙂 –

P1040350

– praktek menyiram –

P1040362

– capeeek juga euy –

P1040369

P1040370

– mobil nguing2 nya beneran muter2 area jalan raya looh –

P1040372

– gag mo ketinggalan ikutan poto bersama para fireman –

Kelar berpanas2 ria, para pahlawan padam api dapet penghargaan sebuah sertifikat, satu lasegar kaleng dan gajinya … heheheh, cuman 1 kidzos maaan … Gag dimana, ternyata kerjaan pahlawan bayarannya emang dikit yaa??

Lanjut ke acara bikin sim, kelar foto dan bayar (10 or 15 kidzos kalo gag salah) kita kudu test drive. Sekalian di tempat test drive, ada satu kerjaan yang bisa disambil, jadilah Tim & Nick melamar jadi petugas pompa bensin part timer. Wakakakakka  🙂

P1040380

P1040381

– wiih, biarpun cuman magang, tapi tetep penghayatan dong kerjanya –

Abis itu, pas mau main mobil balap, saingan pembalap masiy antri panjang. Biar gag buang2 waktu, kita cari duit lagi yuk??! Paling deket dengan konter mobil balap, ada satu kios kecil dengan seragam warna-warni. Ternyata ini lowongan kurir lagi dibuka. Tapi syaratnya, kerjaan dengan bayaran 10 kidzos ini cuma buat anak2 berusia diatas 6 tahun. Dengan memberanikan diri, maknya Timmy yang matre  melamar kerjaan ini dengan bilang kalo dia udah bisa baca. Karena biarpun sepele, ternyata si kurir kudu beneran nganterin sekotak minuman lasegar ke sebuah tempat. Kemaren Tim kebagian nganter ke tempat burger. Dan karena Nick udah megang2 seragam juga, si manager kasian dan memberikan pekerjaan jadi assisten kurir buat si Nick. Tugasnya, membawa surat jalan dan check list yang harus diisi. Kenapa si pembeli pilih rasa yang ini, dan cek alamat udah bener or belum, dsb. Dengan semangat Timmy & Nicky mendorong paket ke alamat yang dimaksud.

P1040389

 – “Pak Timmy & Pak Nicky, bisa kan bertanggung jawab mengantar paketnya sampai tujuan?” –

P1040391

“Jangan lupa meminta data2 dari penerima paket ya Pak?!”

P1040397

 – uuughhh, berat juga yaaa … –

P1040400

– ngecek apakah si partner imut udah bener ngisi data2nya –

Lumayan, kelar kerja, karena kasian sama Nick yang udah ikutan ngos2an nganter barang, mbak manager menggaji Tim & Nick dengan bayaran yang sama, 10 Kidzoz … hehehehhe. Nice job brother 😉

Pas lagi nganter paket ke toko burger tadi, iseng2 liat sebuah lowongan jadi model di sebuah counter. Gajinya gede lagi, 20 kidzos, wow, kerjaan cuman jalan dan melenggak-lenggok di catwalk! Buru2 ogut bisikin Tim yang lagi ngumpulin duit buat jadi pembalap. Berhubung audisi masiy 10 menit lagi, kita cari kerjaan sambilan di sebuah perusahaan ballpoint. Sambil anak2 kerja, mama dan papa sibuk ngeliatin, kerjaan apa lagi yang gajinya gede … huahahahha 🙂

P1040411

– bermain bersama ballpoint dan kaca pembesar –

Not bad deh, kerjaan singkat yang cuman sebentaran ini menghasilkan gaji 5 kidzos, mayan buat nambah2 tabungan.

Balik ke audisi model yang udah dibuka, beruntung Tim sama Nick langsung diterima. Mungkin karena penampilan mereka gag nipu, emang udah layak jadi model … wakkakaka  😀 Jadilah mama-papanya ngeliatin anak2 yang lagi didandanin sama fashion sylistnya. Mereka diajarin jalan di catwalk kecil sebentar, trus mereka bikin show di panggung beneran di belakang tempat latihan. Wow, keren banget boow!!!

P1040416

Nick as topmodel

– Nicky AXL, top model masa depan 😉 –

 

P1040428

P1040433

– gemeeeeeeezzz –

P1040445

– the showtime –

Fiuuuuh … tau gag, abis pentas si Tim  bilang sama ogut :
“Ma, tadi Timmy seneng banget deh, jalan di panggung, disorot lampu … ” 
waaaaaak, akhirnyaaa …. ada juga yang meneruskan cita2 mamakmu nak  😉

Trus, kita beneran ke counter mobil balap yang udah jadi inceran dari tadi.

P1040457

– mobil biru yang udah diincer2 dari tadi –

P1040466 P1040462 

– mobil balapnya kurang ngebut aaah 🙂 –

Huuu … ngebalap gag dimana emang mahal yaa?? Gag sesuai sama bayarannya yang mahal, 20 kidzos per anak, muter2nya mah cuman sebentaaar doangan. Untuung ke cover sama honor jadi model tadi 🙂

Kelar itu, kita sempet dugem sebentar, masuk ke sebuah ruangan gelap, yang ada lampu2 diskonya, diputerin lagu sama DJ, kita cuman duduk sambil ngeliatin anak2 joget2. Kelar itu dapet honor pulak …. waaah, andai kidzos berubah jadi USD, kira2 mama betah kali seharian disini nak’ …  🙂

Trus, sempet magang di pabrik mie sebentar, gag seru siy, cuman diputerin video proses bikin mie sedap. Cuman, pulangnya dapet 5 kidzos dan dibekelin sebungkus mie goreng sedap 🙂

P1040493

Trus, sebelum pulang, Tim pengen coba jadi pembaca berita di Metro TV. Sayangnya studionya udah keburu tutup. Tapi sempet koq jetrek-jetrek foto di meja penyiar sebentar 🙂

P1040499

P1040496 P1040503

Dan, inilah akhir perjalanan seharian bekerja dan mencoba berbagai profesi.

Anak2 seneng, mama papa juga seneng. Walopun badan capek mo patah2, tapi kadang kalo liat mereka jadi sesuatu, capeknya ilang lagi. Gag terasa, bukan sekedar bermain, disini anak2 belajar banyak hal. Diantaranya :

  1. Belajar antri, hampir disetiap pekerjaan, permainan, ada antrian
  2. Belajar sabar
  3. Belajar disiplin, cuci tangan sebelum dan sesudah bekerja
  4. Belajar hal2 dasar setiap pekerjaan. Belajar mengenal alat2 bekerja, sampai proses singkat dan mini versi tiap pekerjaan
  5. Belajar menghitung, setiap uang yang mereka dapat dan keluarkan
  6. Belajar membaca setiap requirement yang ditempel oleh si pencari kerja. Belajar tau umur dan nilai uang yang harus dikeluarkan dan akan didapatkan
  7. Belajar tau, kalo cari uang itu capek dan gag mudah
  8. Belajar untuk bekerja kalau mau mendapatkan sesuatu
  9. Belajar menabung. Disini anak2 diharuskan antri sendiri di bank2 Kidzania
  10. Belajar mengikuti direction yang diberikan tiap manager
  11. Belajar berbagi, berbagi urutan dengan teman2, berbagi giliran kalau alat2 hanya terbatas sementara peserta ada segroup

Banyak lagi yang bisa dijadikan tambahan pengetahuan buat anak2 dan ortunya juga. Yang ogut kagum dari tempat ini, mereka membuat Kidzania world sangat detail mendekati aslinya. Di sebuah sudut tempat para pemadam kebakaran memadamkan api, ada trolly bag yang parkir didepan tempat yang pura2nya hotel itu. Soal SIM requirement, juga persyaratan buat jadi Polisi yang kudu berusia diatas 6 tahun dan gag ada tawar2an (beda sih sama di real world yang bisa nego, hehehehhe). Sampe ke pekerjaan seni yang memang dimana2 bayarannya gede yaa?? Disini, selain ada model, ada juga magician, dan artist yang dibayar rata2 20 – 30 kidzos, sementara pekerjaan mulia kyk fireman cuman dibayar 1 kidzos … weleh!

Belum sempet nyobain semua, masih ada hakim dan pengadilan, dokter anak, pabrik susu, pabrik es krim, trainer, bikin kue, dll.

Gag di semua bidang kita bisa dapet uang. Kalo posisinya kita bekerja, kita dapet uang. Tapi kalo posisinya kita user, biasanya kita kudu keluar uang. Di salon kecantikan misalnya, pekerja salon bisa dapet uang, while pengunjung salon kudu bayar. Di tempat bikin pizza kita kudu bayar, tapi kalo kita belajar jadi tukang roti, kita akan dibayar.

Tepat jam 3 sore kita masuk, tepat juga jam 8 malam, kita keluar lewat counter immigration 🙂 Fiuuuuh, watta tired new great experience for us 🙂

Lucu, seru, dan recommended banget!!

September 1, 2009 at 07:06 24 comments

Kidzania … watta real world for children ;)

Apa itu Kidzania

KIDZANIA adalah sebuah pusat rekreasi berkonsep EDUTAINMENT yang unik bagi anak-anak usia 2-16 tahun

serta orang tuanya.

KIDZANIA dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya, namun dalam ukuran anak-anak, lengkap dengan jalan raya, bangunan, ritel juga berbagai kendaran yang berjalan di sekeliling kota.

Di kota ini, anak-anak memainkan peran orang dewasa sambil mempelajari berbagai profesi. Misalnya, menjadi seorang dokter, pilot, pekerja konstruksi, detektif swasta, arkeolog, pembalap F1 dan lebih dari 100 jenis PROFESI dan PEKERJAAN orang dewasa lainnya.

Di KIDZANIA terdapat bangunan-bangunan yang umumnya terdapat di sebuah kota, seperti Rumah Sakit, Supermarket, Salon, Teater, Kawasan Industri, dan banyak lagi (Lihat “Tur Kota”).

KIDZANIA adalah tempat yang AMAN, INTERAKTIF dan MEMILIKI UNSUR PENDIDIKAN YANG TINGGI dimana anak-anak mengenakan seragam dan melakukan peran yang mereka mainkan. Dipandu oleh Zupervizor kami, anak-anak dapat menyelami langsung dunia, profesi atau pekerjaan orang dewasa yang selama ini mereka impikan, serta belajar menghargai nilai uang, seperti di dunia yang sesungguhnya.

Di KIDZANIA, anak-anak menggunakan mata uang resmi, KIDZOS. Dengan demikian, selain anak-anak dapat belajar mengenai profesi, mereka juga belajar menghargai nilai uang dengan cara memilih profesi yang mereka inginkan lalu mendapatkan upah atas jerih payah mereka. Upah yang mereka dapatkan ini kemudian bisa digunakan untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang ada di KIDZANIA (Lihat “Ekonomi”).

KIDZANIA adalah sebuah fasilitas indoor, yang berlokasi di Pacific Place Shopping Mall lt 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190

Iiiih …. ogut pengen banget deh ngajakin anak2 maen kemari. Kyknya tempatnya seru, biarpun rada mahal dikit. Update harga Kidzania yang berhasil ogut dapatkan berkisar antara :

  • 50 – 100 rb –> anak2 umur 2 – 3 tahun
  • 115 – 155 rb –> anak2 usia 4 – 16 tahun
  • 75 – 155 rb –> dewasa diatas 16 tahun

Harga tersebut bervariasi, tergantung hari,  dan jam. Yang jelas, lama bermain di arena Kidzania berkisar antara 5 – 7 jam. Beda lama main, beda juga harganya. Trus, harga untuk Monday – Thursday, pastinya lebih murah dari harga weekend dan hari libur. Harga termahal adalah ketika musim liburan or hari besar nasional.

Kemaren iseng2 ogut tanya2 sama marketingnya, gimana rules untuk group. Ceritanya kan temen2 sekitar ogut rata2 udah momies tuh … pastinya punya anak, keponakan or even adik, yang bisa diajak maen ke sana. Biasanya, dari pengalaman2 terdahulu, harga group biasanya jauuh lebih murah daripada harga non group.

Dari pembicaraan gag terlalu serius, didapatkan info sebagai berikut :

  • Harga group dengan jumlah minimal 20 anak = 100rb / 5 jam / anak, udah including makan siang
  • Anak2 usia 2 – 3 tahun lebih murah, karena arena bermain buat mereka cuma sekitar 5 arena. Tidak sebanyak permainan buat anak2 usia 4 – 16 tahun yang mempunyai +/- 75 arena permainan, melingkupi berbagai profesi.
  • Sampai dengan 5 September 2009, ada program kartu flash BCA yang memungkinkan mommies bisa masuk dengan free. Alias buy 1 ticket anak ( 4 – 16 tahun ) get free 1 ticket dewasa. Sayangnya program disc. buy 1 get 1 dari flash ini gag bisa digabung dengan program disc. lainnya  😦
  • Khusus tanggal 31 July, ada program lagi dari Kidzania, Rp. 55 rb / 5 jam / anak usia 4 – 16 tahun. Kalo gag salah, udah termasuk lunch deh. Oya, program ini hanya berlaku untuk group minimal 20 anak.
  • Anak2 usia 2 tahun kebawah, masih FOC alias free of charge, tapi  mereka kudu digendong dan bener2 gag bisa main apa2. Jadi kalo kira2 anaknya udah ampir 2 tahun, mending bayar yang 2 – 3 tahun, biar bisa ikutan main dan gag repot2in si mommy gendong sana-sini 🙂

Pengeeeen banget kesanaaa, ajak Tim & Nick pastinya … yuks moms, terutama mommie temen2 arisan yang 36 org ituh … ada yang minat gag?? yuks kita gathering disana … pasti seru!! Ntar kita bisa ikutan seseruan deeh 🙂

Ada yang minat joinan???

 

July 22, 2009 at 06:11 9 comments

Older Posts Newer Posts


Luvly7 ….

Cewek Keren Sedunia is her middle name ... Love travelling ,make friends, watch movie and sleep! Really wanna be slim without stop eating :) Be a famous TV presenter & MC is one of her biggest dream, and hopefully she still can reach it !!! You go girl !!

Oldies

Visitors

  • 494,724 clicks

RSS Blogger’s update

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Recent Posts